Cegah Konflik Berlanjut, Wakasat Reskrim Polres Metro Tangerang Gelar Mediasi antar Ormas Yang Bentrok di Ciledug
Cegah Konflik Berlanjut, Wakasat Reskrim Polres Metro Tangerang Gelar Mediasi antar Ormas Yang Bentrok di Ciledug
KOTA TANGERANG – Pasca keributan antara organisasi masyarakat (Ormas) yang terjadi di Jalan Sunan Gunung Jati, Paninggilan, Ciledug, Tangerang, Polres Metro Tangerang Gelar pertemuan.
Wakasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Antonius yang di dampingi Polsek Ciledug menyampaikan, Peristiwa keributan Terjadi pada hari Kamis 13 februari 2025, malam pukul 21.00 WIB dua kelompok Ormas selisih paham.
“Keberagaman Ormas yang ada di wilayah Hukum Polsek Ciledug apabila tidak kita jaga silaturahmi akan menjadi ancaman yang dapat menggangu situasi Kamtibmas,” Ujar Antonius. Sabtu 16 februari 2025.
Dalam kegiatan pertemuan, kedua belah pihak menyepakati tidak akan kembali membuat kericuhan sebelumnya terjadi, membuat masyarakat kuwatir dan resah.
“pada saat terjadi pertemuan tiba-tiba terjadi keributan (penganiayaan terhadap anggota FORKABI) yang diduga dilakukan oleh Iqbal alias EMBE (pok FBR),” ujarnya.
Dalam proses perdamaian dan kesepakatan terdapat proses hukum terhadap pelaku penganiayaan dalam peristiwa yang sebelumnya.
“Kami mengajak untuk saling menjaga dan mengingatkan agar tidak sampai terjadi gesekan yang dapat merugikan berbagai pihak,”Ungkapnya.
Masih dikatakan Antonius, menyarankan Kepada anggota organisasi masyarakat di wilayah Ciledug, untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat Umum.
“Utamakan Hal-hal yang lebih bermanfaat bagi Masyarakat dengan adanya kehadiran Ormas,”ujarnya
Wakasat Reskrim berharap kejadian ini tidak terulang kembali, masyarakat di wilayah mendambakan ketenangan dan kedamaian di Ciledug.
Semua dapat menahan diri dan dapat menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi dengan cara damai melalui musyawarah mufakat.
“Penegakan Hukum merupakan pilihan terakhir dilakukan apabila ada hal-hal yang mengarah pelanggaran Hukum untuk itu kita lebih mengedepankan upaya Kekeluargaan,”tutupnya.
Tinggalkan Balasan