DPRD Tangsel Alex Prabu Hormati Proses Hukum Kasus Korupsi DLH Tangsel

TANGERANG SELATAN – Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi PSI, Alex Prabu, terus menyoroti kasus dugaan kasus korupsi yang di lakukan DLH dirinya menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang tengah berlangsung, berharap kasus ini bisa terungkap secara terang benderang.

“Prinsipnya, sebagai fraksi PSI, kami menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Silakan saja kalau biar nanti semuanya menjadi jelas, masalahnya ada di mana,” ujar Alex saat dimintai tanggapan terkait kasus ini. Rabu 12 februari 2025.

Dugaan korupsi yang menyeret DLH Tangsel ini berkaitan dengan kasus Pekerjaan Jasa Layanan Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah di DLH Kota Tangsel  Pada Tahun 2024.

Namun, ada indikasi penyimpangan dalam kontrak pengelolaan yang kini tengah diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Ketika ditanya soal detail kontrak tersebut, Alex mengaku tidak mengetahui secara rinci mekanisme yang digunakan dalam penganggaran dan eksekusi proyek.

Menurutnya, kontrak pengelolaan sampah ini tidak melewati DPRD, melainkan Melalui Internal DLH dengan Swasta.

“Saya pribadi tidak tahu-menahu soal ini karena, setahu saya, anggaran untuk Cilowong sudah tetap. Kontrak dengan pihak terkait itu biasanya tidak melewati DPRD,” jelasnya.

Masih dikatakan, Alex menyebut bahwa dari informasi yang ia baca, dugaan korupsi ini terkait dengan pengangkutan dan pengelolaan sampah.

“Kalau tidak salah, untuk pengangkutan itu sekitar 50 miliar, sedangkan untuk pengelolaan sekitar 25 miliar. Tapi ternyata, pengelolaannya tidak berjalan sebagaimana mestinya, makanya ini menjadi masalah,” tambahnya.

Saat ini, Kejati Banten masih mendalami kasus ini untuk mengungkap apakah penyimpangan terjadi dalam anggaran, pengelolaan, atau pengangkutan sampah. Publik pun menanti hasil penyidikan agar kasus ini bisa segera mendapatkan titik terang.